May 20 2008

luvugod

Rabiithah 2

Filed under Uncategorized

Sms tone berbunyi 3 kali. Siapa yang sms pagi-pagi gini. Hmmm 1 message… 3l layer nih!
“Aslm, senang rasanya ketika orang yang paling dicintai hadir seakan-akan semua amanah trasa ringan dijalankan,tp ktika org d cintai tersebut pulang.. Pedih drasa,pilu bila diingat amanah yg diberikan olehnya akan dipikul sndiri dan blum terselesaikan…..” plus some prays.
Maksudnya apa nih? Hmm… masih ngantuk karena malemnya begadang… aku membalas sms panjang itu
“Emang siapa yang pulan?berpulang apa pulang kampong?”
Tak lama si teman membalas
“Aslm, T-T (hick) cedih.. Baru nganter ibu ke bandara”
Yeee… kirain…

Cinta adalah kekuatan…. Yah ia selalu menghembuskan angin saat sesak menyapa, ia layaknya mata air saat haus mendera.
Fren… walau your that love gak di mata… tapi ia selalu ada di hati… mendo’akanmu di sujud-sujud panjangnya.
Hmmhh…
Cintanya adalah cinta murni… tiada berujung.
Pedih drasa,pilu bila diingat amanah yg diberikan olehnya akan dipikul sndiri dan blum terselesaikan…
Yah… cinta yang murni tak akan pergi walau fisiknya tak kau lihat.
Amanah itu akan ringan dijalankan karena cintanya selalu abadi
Bersyukurlah…

Case lain nih!!
Cinta yang menyebabkan ia meninggalkan amanah-amanah, amanah-amanah yang sesungguhnya tidak membutuhkan dirinya… tapi ia yang membutuhkannya.
Cinta yang membutakan hatinya meningglkan cinta yang lebih hakiki.
Dan cinta itu pula yang menyebabkan ia tega meninggalkan saudaranya mengarungi perjalanan itu sendiri
Allah… sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa qalbu-qalbu ini bertemu dengan kecintaanya kepadaMu, bertemu dengan ketaatan kepadaMu, bertemu dengan ketaatan kepadamu, bersatu dengan seruanMu, dan berjanji untuk menolong syari’atMu, maka teguhkanlah ya allah ikatannya, kekalkanlah kasih sayangnya, tunjukkkanlah jalannya, penuhilah dia dengan cahyamu yang tidak akan redup, lapangkanlah dadanya dengan cahaya iman kepadamu dan penyerahan diri yang bulat kepadamu. hidupkanlah ia dnegan makrifatmu dan matikanlah syahid pada jalanmu, sesungguhnya engkau sebaik-baik penjaga dan sebaik-baik penolong.

No responses yet

May 15 2008

luvugod

Terible UN….hhhh

Filed under Uncategorized

UN… momok yang menakutkan? Hmmm… dua anak les-anku yang
kelas 6 SD cukup merepotkanku di saat-saat UNnya. Tiap malam datang ke rumah…
kahn mau UN…

“ Kak… kami tadi dapat pengawas baik. Dikasih tahu
jawabannya, trus pas ibu Ida mau ngasih tahu jawaban ke kami, diizinkan”

Hhhaaaa!! Astaghfirullah.. aku tak tahu mau comment apa.
Sejujurnya, aku benar-benar pusing, capek, baru pulang setelah adzan magrib
berkumandang. Belum mandi… kenapa juga cerita pembukanya seperti ini.

Ku tutup kupingku, benar-benar tak ingin mendengar ceritanya
lebih jauh.

Di Medan, guru yang membocorkan soal UN untuk anak-anaknya
di jebloskan ke penjara, hhh… tapi yang lebih menyedihkan lagi adalah sikap
anak-anak muridnya yang berdemontrasi demi sang guru. Sungguh sangat aneh
mendengar mereka menyanyikan lagu “terima
kasih guru”…
dengan air mata terima kasih yang tak terbendung.

“ Terima kasihku kuucapkan pada guruku yang tulus, ilmu yang
berguna selalu dilimpahkan untuk bekalku nanti…”

Lagu merdu ini jadi kedengaran amat sangat cempreng sekali
di momen itu. ilmu macam apa? My GOD… ilmu yang diberikan untuk menjawab
soal-soal UN itu? ooohhh…

Sistem pendidikan

Indonesia

yang membuat guru-guru memberikan begitu saja ilmu. Mengajarkan dengan sisitem
“gue ngomong lu denger” memang sangat relevan dengan system evaluasi “UN” ini.
idealnya semua yang sudah dikasih bulat-bulat oleh guru dapat diterima
bulat-bulat juga oleh murid, dihafalkan dan diaplikasikan untuk MENJAWAB
SOAL-SOAL UJIAN. Yah… semua berorientasi ke ujian.

Kelas 3 adalah saat-saat menegangkan, hari-hari melelahkan
dengan les sana-sini. Privatelah, bimbellah, hiiiihhh… sampai-sampai suatu saat
temanku mengadukan hal yang kembali membuatku miris.

“ Rasonyo sedih nian… pas adek-adek bilang dak bisa lagi KM.
karena dah kelas 3”

Bahkan lingkaran yang tidak sampai 2 jam itu tak mampu lagi
mereka bentuk, semua terfokus pada hari-hari penentu title keberhasilan mereka
di bangku sekolah. Tak ada waktu lagi untuk yang lain… bahkan untukNYA?

Hhhffhhh…. Siapa yang harus disalahkan? Saat guru-guru tidak
mampu lagi menyadari hakikat pendidikan sesungguhnya. Ia tak rela meninggalkan
perannya menjadi actor utama pembelajaran, siswa hanya menjadi pendengar pasif.
Pendidikan termaknai hanya menjadi sekedar pengajaran. then u see? Ia terwujudkan
dalam metode-metode drilling, hafalan. Dan evaluasinya adalah ujian pilihan
ganda yang tentu saja tidak menguji aspek penalaran siswa.

So? Bimbel-bimbel dengan jargon-jargon yang semakin
menguatkan interpretasi kesuksesan proses pembelajaran yang eeeukhhh… Smart
solution, king solution dll dsb deh… semakin mengaduk-aduk otak pelajar-pelajar

Indonesia

. yang
penting lulus… yang penting lulus…

Komisi Internasional UNESCO untuk memasuki abad 21
merekomendasikan 4 pilar belajar: 1) learning to know 2)learning to do
3)learning to live together 4)learing to be…fffhhh… can you see that 4 pilar in
this terrible Indonesia’s education? how cud…yang ada dalam pikiran siswa, guru
dan kepala sekolah adalah pencapaian kognitif saja yang diukur semata-mata pada
nilai UN yang harus mencapai minimal….untuk dapat lulus

Tidak heran kahn? Bermula dari system yang terrible, proses
yang tidak involve siswa, dan berakhir dengan kasus-kasus yang mewarnai
evaluasinya. Terbutakan mata hati guru, memberikan bocoran, memberikan jawaban
saat UN, adalah langkah menyedihkan untuk mencintai siswa, dan langkah yang
great untuk menyelamatkan status sekolah yang dulu-dulunya selalu lulus 100%,
langkah yang hebat untuk menjaga nama baik sebagai seorang guru sukses yang
berhasil mengantarkan semua anak-anaknya lulus sekolah.

“ Kak… kata ibu Ida… kalau Ibu nanti ketahuan terus
dipenjara gara-gara ngasih tahu kami jwaban yang benar. ibu rela… sayang banget
ya ibu ke murid-muridnya”

Ffiuh… sayang??? Gerah… mandi ah!

No responses yet

May 15 2008

luvugod

No Lesson Plan??? A Big Lesson

Filed under Uncategorized

“ Aslm, lingga bs ngisi ekskul B.Ing di SDIT gk? u/ anak kls
2, materinya month, jam 10 ini. blz” lebih kurang seperti itu sms kaka tingkatku
itu, cukup menarik dan sangat menantang. Secara waktu sudah menunjukkan pukul
09.15. what I cud prepare for only 45 minutes… Hahhh!! Eling ling… lo tuh lagi
rapat!! Hihi… yeach… fokus… kata seperti apa sih dirimu?

“klo jam 10.30 ins Allah bs k’. soalnya jam 10 msh ada rpt,
ni skrg LG lg rpt. Medianya ada? Apa?” balasku… Weleh2x dasar sanguine,
perceiving, apalagi deh aku teridentifikasi. Tanpa pikir so long, dengan penuh
kesadaran aku membalas sms itu. Duileh mau diapain ntar anak2 SD itu. ahh
gampang… baru kelas 2 ini. Ntar sambil dipikirin di jalan. Kalo medianya udah
ada

kan

jadi lebih gampang.
Semoga aja ada!

“medianya gk ada. Materinya month. Drill aja anak2 dg
pronunciation yg bnr. Ya udz, jam 10.30 gk papa. Smp jam 12 ya! Makasih”

Selesai rapat jam 10. Diiringi  deru motor dan angin, cukup keras ku berpikir
apa yang akan kulakukan dengan anak-anak itu nanti. Hmmhh… kelas 2 SD ini…
gampanglah…

Anak-anak berlari-lari tanpa sepatu, main bola. Fffiuh… this
what I don’t like from this school. Anak-anaknya koq lebih pecicilan dari
anak-anak lain. wuuih… takut ketabrak anak-anak atawa kena bola. Hhh… tuh

kan

tuh

kan

Kelas 2D… memutar pandang… I got it! Weih… anak-anaknya juga
gitu dah!! Super aktif. Meja yang disusun kontemporer (gak seperti kelas-kelas
konvensional yang disusun rapi dari depan ke belakang, kelas itu memebrikan
kesempatan anak untuk lebih berkooperasi dengan anak lain saat belajar…
cooperative learning gitu.. hee good!!). Seorang guru sedang…

“ Assalamu’alaikum…mau ngisi ekskul mbak,” kebetulan dah
agak kenal, aku sanperin guru yang lembut itu.

“ Oh iya, dikumpulin dulu anak-anaknya…”

“ Ghifar… kumpulin temen-temennya. Nih ustadzahnya udah
datang”

Heeh… becanda!! Rok kotak-kotak, kaos and jilbab kaos,
nyantai banget gini…dapat sebutan ustadzah… huwaaaa…

Wait a minute… anak yang dipanggil Ghifar itu malah semakin
asyik dengan pergulatannya dengan seorang anak yang…. mirip…. Mmm Boboho… lucu,
endut, and cepak.

“Ghifaaaar” panggil si guru. Akhirnya si Ghifar menoleh.

“ Iya ustadzah!!”

Fffiuh… beberapa anak yang sudah di kelas masih sibuk
sendiri-sendiri, tepatnya… dicuekin emang moy.

“Ustadzah…” Ooowh… ternyata tidak. Sekelompok anak yang
duduk di sebelahku yang maish bengong terlihat begitu memberi perhatian…
uhuhuhu terharu.

“ iya?”

“ nama ustadzah siapa?”

Hmmhh…

“ Lingga… mmm…” ustadzah Lingga. Gak match banget. Aku salami
anak2 tersebut sambil menanyakan namanya masing-masing

“ Keysha”

“ Fathya”

“ Nisa”

Nama-nama yang bagus dan kedengaran hampir sama. Jadi susah
hafalinnya/

Tak lama, Ghifar datang lagi, tak ada laporan, dia langsung
main lagi dengan temannya yang lain.

“ Langsung aja mbak. Anak-anaknya kayaknya udah pada gak
ada. Abisnya kirain gak jadi, udah jam 10 lewat soalnya”

Yaaaah… lah mau ngapain gua?!

Ghifar memimpin teman-temannya berdo’a. suasana yang khidmat
sejenak kurasakan di kelas itu. tapi tak lama… hiiiuh… aku mengambil posisi di
depan kelas.

Blablabla…. Blablabla… hikz… dengerin dong ustadzahnya
ngomong. Dasar anak-anak!! Huwaaa…

“ ok… listen to me class…” percuma!! Hikz…hikz…

Saat guru tadi memberi aba-aba pakai bahasa Arab anak-anak
mulai duduk rapi, tertib dan sesekali menjawab aba-aba si guru berbarengan.
Hikz… aku

kan

guru bahasa
Inggris. Iya deh!! Yah…jadi pengen belajar bahasa Arab.

“ my name is Lingga, I was born on October 6th

“ When were you born, Ghifar?” baru si Ghifar yang kuhafal
nama dan wajahnya. A handsome boy… ia malah senyum-senyum malu-malu…

“ Apa ustadzah?”

“ I was born on October 6th , when were you
born?”

“ aaaaah…” teriaknya manja. Duileh… gimana sih ngajarin
anak-anak ini

“ Gak bisa ustadzah…” hhh… aku tambah kecele…. Perhatian
anak-anak mulai terpecah lagi. Duuuhh.. tega banget sih!!

“ Ustadzah3x”

“ Ya?” sabar ling….

“ Kita nyanyi aja usatdzah…” ujar seorang anak yang punya
sorot mata tajam and smart… nyanyi? Yah… lagu apa ya yang isinya tentang month…
ada juga lagunya yusuf Islam… bulan di tahun Hijriyah… hehehe boleh juga! Bodo’
amatlah…

“ mmm okey…”

Gak jadi deh… aku malah menyalin lagu yang lain. yang
gampang aja! yang penting mereka belajar Bahasa Inggris. Ehem… aku salin
Alhamdulillah oh thank you Allah..

“ lagu ini aja ustadzah…” kata seorang anak sambil
menunjukkan teks yang tak sing lagi bagiku

“ haaah.. duh berat banget lagunya… lagian itu

kan

lagu bahasa

Indonesia

.
kita

kan

lagi belajar bahasa
inggris” ujarku.

“ Gak papa ustadzah…”

“ Iya ustadzah”

Hai mujahid muda
maju ke hadapan… sibakkan penghalang satukan tujuan…kibarkan panji Islam dalam
satu barisan… bersama berjuang kita junjung kedailan”
dendang seorang anak manis dengan nada yang belum tepat.

Oh no!! masa sih anak kelas 2 SD diajarin lagu itu. kahn
berat banget.

Susah

 ‘Yah… yang ini aja
yah, kita

kan

belajar bahasa
Inggris”…eittz… jangan lupa! Ini hanya dialogku dengan 2 anak. Yang lain? sibuk
masing-masing, Ghifar dan anak-anak cowok lainnya malah sibuk main firebolt2an
… terbang-terbang pake sapu gitu.. wuuiihhhh

Mau tidak mau… mereka akhirnya mengkiutiku menyanyikan lagu
itu. but no t so long juga…Ghifar and the gank,anak-anak cowok yang
pintar-pintar itu akhirnya dengan penuh kesadaran mencatat lagu yang kucatat di
papan tulis. Sesekali menggangu murid wanita yang manja-manja….

Tak ada yang sepenuhnya mengikuti kelasku, kecuali Nisa yang
baik hati…hiii. Tak lama saat aku bermakasud mencontohkan bagaimana menyanyikan
lirik yang mereka catat di bukunya masing-masing…. No!! perhatian itu? gimana
sih ngedapetinnya.

Hhh… angkat tangan deh!! Aku benar-benar tidak punya
persiapan untuk membuat mereka menaruh perhatiannya padaku. Pada pelajaranku…
no lesson plan… gimana bisa? No more dah!!

Yah… rencana. Apapun dimanapun… semuanya memang harus
direncanakan. Apalagi ini kelas bahasa… anak-anak lagi! Aku seharusnya
benar-benar mendesign what class wud be goin’ on. How they acquired d’language.
Gak bisa asal-asalan kayak gini. Bagaimana mearik perhatian mereka dengan
media-media yang OK punya. Ditambah lagi karakter anak-anak yang entahlah…
kenapa semuaya begitu active, super active, and ekspresif, gak bisa diem…

A big lesson… fffiuh… thank you children… next I’ll be back…
with best preparation.

 

No responses yet

May 08 2008

luvugod

Bagaimana bisa kau hadir di mimpiku…

Filed under Uncategorized

Misttree
Bagaimana bisa kau
hadir di mimpiku padahal tak sedetikpun ku rindu dirimu…”

Klo the groove nanyiin tuh lagu dengan groove yang
gimana-gimana… mimpi yang asyik and lucu… mimpiin si “tak sedetikpun ku rindu
dirimu” lagi dorong-dorong bola sing guedi tuenan… but funny… aku?

Fffiiuhhhh… malam-malam itu begitu mencekam. Aneh dan
membingungkan… distraught… nightmare… never stop!! Didera rasa bersalahkah
lubuk hatiku yang sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat dalam itu… yaaa heart???? Dasar
hati! Tak seperti permukaan hati yang tak peduli. Hatiku yang paling dalam
memaksaku bermimpi… mimpi-mimpi yang membangunkanku dengan percikan-percikan
keringat ketakutan (hmmm,… dramatis banget… kayaknya gak segitunya deh!!)

Hari itu aku benar-benar yakin bahwa tak sedetikpun dirinya
terlintas di benakku. Bahkan namanya, apalagi lain-lainnya. tapi malam itu ia
datang dalam mimpiku. Merunduk duduk di sudut ruang gelap… menangis?? Entahlah…
tapi suara yang tergema menyayat hati… uuufh… kerongkongan (or tenggorokan?)
tercekat, kaki terpaku saja. Aku tak bisa bergerak. Hanya melihat, mendengar,
merasakan ketakutan yang tak jelas mengapa. Hingga terbangun… uuufhh…
alhamdulillah… Cuma mimpi.

Malam-malam selanjutnya… ia kembali datang…dengan
ketakutan-ketakutan yang sama. Robbi…. Ampuni hambaMU yang zolim ini.

Jangan berlebihan! Siapa yang berlebihan? Akukah? Aku tak
pernah memikirkan itu lagi… sudahlah… sudah!! Ataukah ia yang berlebihan
menyimpan luka. Ataukah aku yang telah begitu berlebihan mengukirkan ia sebuah,
2, 3, 4,… luka? Hhhh… entahlah…

Setelah ucapan maaf yang panjangnya berlayar-layar…
bermaksud menutup semua cerita. Semoga bisa saling ikhlas memaafkan… hingga
mimpi buruk itu datang lagi….

Astaghfirullah….

Maafkan aku teman….

No responses yet

May 04 2008

luvugod

Putri Dalam Cermin….

Filed under Uncategorized

Cermin Dalam bayang sendu kau ku sapa
Wahai puteri dalam cerminan
Temani diriku terluka

Dalam bayang semu kau ku pinta
Hapuskan sedihku
Pancarkankanlah senyummu
Buatlah diriku tertawa

Bawa daku bersamamu
Capai bintang-bintang
Sinari sepiku
Wahai putriku dalam cerminan
Hiburkan hatiku
Walau dalam lamunan.

(Sherina)

Yah… hanya si putri di cermin itu yang bisa membuatmu tersenyum
Dalam sedih, dalam duka, dalam lara….
Cuma si putri yang bisa membuatmu tersenyum
Si putri yang menentukan kapan dirimu harus menghentikan resah bahkan tangis
Hanya si putri yang mampu mengingatkan kembali dirimu
Visi hidup… visi yang hanya satu wajahNYA
Putri dalam cermin itu tak pernah berkhianat…
Ia tidak akan membiarkanmu sedih sendiri…
Hingga kau tertawa… ia saja yang menemanimu
Putri dalam cerminan itulah yang selalu menghiburmu
Mungkin dengan mimpi2 indah yang menanti langkahmu
Atau memori-memoeri masa lalu….
Si putri saja….
Bercerminlah saat menangis… kau lihat… si putri dalam cermin menangis juga untukmu….
Hingga si putri memutuskan untuk memancarkan senyumnya…tertawa…
Jangan terlalu lama dalam duka!!
“Lihat… masih banyak bintang di langit. Pilihlah di manapun kau ingin menggantungkan cita” putri dalam cermin said

“ hhhh….!!!”

BANGKIT!!

And when you keep falling down don’t u dare give in
You will arise safe and sound
So keep pressing on steadfastly
And you’ll find what you need to prevail…..

No responses yet

Apr 30 2008

luvugod

I’ve become so numb

Filed under Uncategorized

masih adakah titik cahaya?
terangi asa yang lah enggan tersenyum
menanti takdir berucap apa
terbaikkah yang indah di mata?

No responses yet

Apr 30 2008

luvugod

HIkz… Huwaaa

Filed under Uncategorized

Allah… takdirku dalam genggamMU
lah tertulis di lauh mahfuz sana
tapi mengapa hatiku masih resah saja
menanti kenyataan itu datang
akan indahkah yang terbaik darimu? indakkan ya ALLAH..
indahkan ia di mataku
bia tak sesuai yang kuharapkan
mudahkan aku menemukan
merasakan
keindahan itu
bahwa indah semua…
yang terbaik dariMU
untukku

No responses yet

Apr 09 2008

luvugod

Who Cares…

Filed under Uncategorized

Saat Tak Ada Lagi Kepedulian

Pagi itu aku menyempatkan atau lebih tepatnya terpaksa menyempatkan diri mengantarkan keponakanku sekolah. Aisyah yang masih duduk di playgroup itu kuantarkan sampai gerbang depan saja. Saat bersiap melanjutkan perjalanan ke kemapus, keponakanku yang lucu itu tersungkur, posisi yang sangat tidak menyenangkan untuk kulihat. Kedua kakinya terlipat, dengan suksesnya tanah di jalan mengotori celananya. Ia menangis histeris khas anak-anak sambil tak lupa memanggil mamanya…

“huwaaaa…. Mama… huwaaa…mamaaaaaaa” . Ia bertabrakan dengan seorang anak yang lebih besar yang juga baru diantarkan oleh ibunya. Anak yang berseragam TK itu menatap Aisyah bingung. Aku batal melanjutkan perjalanan, dengan perasaan tak karuan mendengar tangisan keponakan tersayangku itu.

Aku membantu Aisyah berdiri. Mencek beberapa bagian tubuhnya kalau-kalau terluka. Kubersihkan celana panjang birunya yang kotor. Si ibu yang mengendarai motor itu, …. Aku tidak tahu bagaimana ekspresi wajahnya… saat fokus pada Aisyah aku hanya mendengar pertanyaan singkatnya

“ Kenapa sih?” dengan nada ingin mengetahui penyebab Aisyah jatuh. Yah dengan jelas penyebabnya adalah Aisyah bertabrakan dengan anaknya, hiii…

Sembari menghapus airmata Aisyah yang masih histeris menangis aku menjawab pelan, “Enggak apa-apa, aisyah tadi gak liat-liat juga!”

“ Udah Kak, masuk… nggak apa-apa kok. Masuk!” kata sang Ibu yang tak lama memacu maju motornya meninggalkan kemacetan kecil di depan TK itu.

Aku belum ingin mencerna kecamuk hatiku, masih mencoba membujuk Aisyah dan mengantarkannya menuju kelasnya.

Sepanjang perjalanan hatiku mencoba mengurai kecamuk itu. Tak jauh dari tempat Aisyah jatuh tersungkur, tak terasa airmataku berlinang. Coba mengingat untaian peristiwa tadi.

Aisyah yang selalu bersemangat melewati jalanan pagi sekolahnya yang ramai, si anak berjilbab putih yang mencium takzim tangan sang ibu, lalu saat anak itu mundur 1 langkah dan Aisyah berjalan di belakangnya, ia menabrak Aisyah, suara sang ibu yang entahlah….menanyakan penyebab Aisyah jatuh. Hatiku perih seketika saat terngiang kalimat yang sangat jelas di telingaku.

“ Udah Kak, masuk… nggak apa-apa kok!”

Ketidakpedulian adalah sesuatu yang sangat menyakitkan. Saat hatiku menclos melihat Aisyah jatuh, mendengar tangisnya yang menambah keramaian sekolah, saat aku masih ingin mencek adakah luka yang tertoreh di tubuh gadis mungil itu. Dengan entengnya sang ibu mengatakan “nggak apa-apa”, padahal di mata anaknya sempat kutangkap sebentuk rasa bersalah. Mungkin kemudian ia sirna dilenyapkan kata “nggak apa-apa” dari ibu.

Bukan… bukan rasa bersalah yang kuharapkan dari sang ibu. tapi. Tapi bukankah tak ada yang salah dengan kepedulian? tak ada yang salah dengan menanamkan kepedulian pada anaknya? Bahkan cukuplah rasa itu ia wujudkan dengan tidak mengatakan kata “ “Udah Kak, masuk… nggak apa-apa kok. Masuk?”

Kepedulian kepada sesama yang semakin hilang, remuk, redam dimakan zaman. Menanamkan kepedulian kepada sesama merupakan keharusan bagi ibu masa kini. Uuufhh… biarlah … I don’t what to say anymore. Key!! If I have children… I will not be like her.

No responses yet

Apr 09 2008

luvugod

Untuk engkau…

Filed under Uncategorized

Yang memilih sepi kian menjadi

Sendiri kian sendiri
Tak kan kau temukan ramai
Dalam cinta tak bermakna
Yang kau bunuh bersama dirimu

akhiri semua adalah pilihanmu
salah cinta atau salahmu?
saat ia tak kunjung menyapa

tahukah engkau?
gelap itu
sepi itu
melebihi yang telah kau miliki

One response so far

Mar 29 2008

luvugod

tahukah kau cinta?

Filed under Uncategorized

tahukah kau cinta?
ia getarkan hati saat nama yang dicinta tergema di udara
ia sejukkan kalbu saat memori dipenuhi tentang yang dicinta
tentangnya adalah…

tahukah kau cinta?
ia terus menyapa kalbu
menempati hampir seruang hati
saat surat cintanya ku eja
menjejaki ayat demi ayatnya adalah damai
cinta adalah WajahNYA yang kurindui

tahukah kau cinta?
ia menyemai rona hati
saat shirahnya kutelusuri
saat airmata dan senyum menyatu
syahdu mengenang kasihnya
syafa’at adakah puncak cintaku padanya?
cinta adalah berkumpul dengannya di surga

No responses yet

« Newer Posts - Older Posts »