May 15 2008
No Lesson Plan??? A Big Lesson
“ Aslm, lingga bs ngisi ekskul B.Ing di SDIT gk? u/ anak kls
2, materinya month, jam 10 ini. blz” lebih kurang seperti itu sms kaka tingkatku
itu, cukup menarik dan sangat menantang. Secara waktu sudah menunjukkan pukul
09.15. what I cud prepare for only 45 minutes… Hahhh!! Eling ling… lo tuh lagi
rapat!! Hihi… yeach… fokus… kata seperti apa sih dirimu?
“klo jam 10.30 ins Allah bs k’. soalnya jam 10 msh ada rpt,
ni skrg LG lg rpt. Medianya ada? Apa?” balasku… Weleh2x dasar sanguine,
perceiving, apalagi deh aku teridentifikasi. Tanpa pikir so long, dengan penuh
kesadaran aku membalas sms itu. Duileh mau diapain ntar anak2 SD itu. ahh
gampang… baru kelas 2 ini. Ntar sambil dipikirin di jalan. Kalo medianya udah
ada
kan
jadi lebih gampang.
Semoga aja ada!
“medianya gk ada. Materinya month. Drill aja anak2 dg
pronunciation yg bnr. Ya udz, jam 10.30 gk papa. Smp jam 12 ya! Makasih”
Selesai rapat jam 10. Diiringi deru motor dan angin, cukup keras ku berpikir
apa yang akan kulakukan dengan anak-anak itu nanti. Hmmhh… kelas 2 SD ini…
gampanglah…
Anak-anak berlari-lari tanpa sepatu, main bola. Fffiuh… this
what I don’t like from this school. Anak-anaknya koq lebih pecicilan dari
anak-anak lain. wuuih… takut ketabrak anak-anak atawa kena bola. Hhh… tuh
kan
tuh
kan
…
Kelas 2D… memutar pandang… I got it! Weih… anak-anaknya juga
gitu dah!! Super aktif. Meja yang disusun kontemporer (gak seperti kelas-kelas
konvensional yang disusun rapi dari depan ke belakang, kelas itu memebrikan
kesempatan anak untuk lebih berkooperasi dengan anak lain saat belajar…
cooperative learning gitu.. hee good!!). Seorang guru sedang…
“ Assalamu’alaikum…mau ngisi ekskul mbak,” kebetulan dah
agak kenal, aku sanperin guru yang lembut itu.
“ Oh iya, dikumpulin dulu anak-anaknya…”
“ Ghifar… kumpulin temen-temennya. Nih ustadzahnya udah
datang”
Heeh… becanda!! Rok kotak-kotak, kaos and jilbab kaos,
nyantai banget gini…dapat sebutan ustadzah… huwaaaa…
Wait a minute… anak yang dipanggil Ghifar itu malah semakin
asyik dengan pergulatannya dengan seorang anak yang…. mirip…. Mmm Boboho… lucu,
endut, and cepak.
“Ghifaaaar” panggil si guru. Akhirnya si Ghifar menoleh.
“ Iya ustadzah!!”
Fffiuh… beberapa anak yang sudah di kelas masih sibuk
sendiri-sendiri, tepatnya… dicuekin emang moy.
“Ustadzah…” Ooowh… ternyata tidak. Sekelompok anak yang
duduk di sebelahku yang maish bengong terlihat begitu memberi perhatian…
uhuhuhu terharu.
“ iya?”
“ nama ustadzah siapa?”
Hmmhh…
“ Lingga… mmm…” ustadzah Lingga. Gak match banget. Aku salami
anak2 tersebut sambil menanyakan namanya masing-masing
“ Keysha”
“ Fathya”
“ Nisa”
Nama-nama yang bagus dan kedengaran hampir sama. Jadi susah
hafalinnya/
Tak lama, Ghifar datang lagi, tak ada laporan, dia langsung
main lagi dengan temannya yang lain.
“ Langsung aja mbak. Anak-anaknya kayaknya udah pada gak
ada. Abisnya kirain gak jadi, udah jam 10 lewat soalnya”
Yaaaah… lah mau ngapain gua?!
Ghifar memimpin teman-temannya berdo’a. suasana yang khidmat
sejenak kurasakan di kelas itu. tapi tak lama… hiiiuh… aku mengambil posisi di
depan kelas.
Blablabla…. Blablabla… hikz… dengerin dong ustadzahnya
ngomong. Dasar anak-anak!! Huwaaa…
“ ok… listen to me class…” percuma!! Hikz…hikz…
Saat guru tadi memberi aba-aba pakai bahasa Arab anak-anak
mulai duduk rapi, tertib dan sesekali menjawab aba-aba si guru berbarengan.
Hikz… aku
kan
guru bahasa
Inggris. Iya deh!! Yah…jadi pengen belajar bahasa Arab.
“ my name is Lingga, I was born on October 6th ”
“ When were you born, Ghifar?” baru si Ghifar yang kuhafal
nama dan wajahnya. A handsome boy… ia malah senyum-senyum malu-malu…
“ Apa ustadzah?”
“ I was born on October 6th , when were you
born?”
“ aaaaah…” teriaknya manja. Duileh… gimana sih ngajarin
anak-anak ini
“ Gak bisa ustadzah…” hhh… aku tambah kecele…. Perhatian
anak-anak mulai terpecah lagi. Duuuhh.. tega banget sih!!
“ Ustadzah3x”
“ Ya?” sabar ling….
“ Kita nyanyi aja usatdzah…” ujar seorang anak yang punya
sorot mata tajam and smart… nyanyi? Yah… lagu apa ya yang isinya tentang month…
ada juga lagunya yusuf Islam… bulan di tahun Hijriyah… hehehe boleh juga! Bodo’
amatlah…
“ mmm okey…”
Gak jadi deh… aku malah menyalin lagu yang lain. yang
gampang aja! yang penting mereka belajar Bahasa Inggris. Ehem… aku salin
Alhamdulillah oh thank you Allah..
“ lagu ini aja ustadzah…” kata seorang anak sambil
menunjukkan teks yang tak sing lagi bagiku
“ haaah.. duh berat banget lagunya… lagian itu
kan
lagu bahasa
Indonesia
.
kita
kan
lagi belajar bahasa
inggris” ujarku.
“ Gak papa ustadzah…”
“ Iya ustadzah”
“ Hai mujahid muda
maju ke hadapan… sibakkan penghalang satukan tujuan…kibarkan panji Islam dalam
satu barisan… bersama berjuang kita junjung kedailan” dendang seorang anak manis dengan nada yang belum tepat.
Oh no!! masa sih anak kelas 2 SD diajarin lagu itu. kahn
berat banget.
Susah
…
‘Yah… yang ini aja
yah, kita
kan
belajar bahasa
Inggris”…eittz… jangan lupa! Ini hanya dialogku dengan 2 anak. Yang lain? sibuk
masing-masing, Ghifar dan anak-anak cowok lainnya malah sibuk main firebolt2an
… terbang-terbang pake sapu gitu.. wuuiihhhh
Mau tidak mau… mereka akhirnya mengkiutiku menyanyikan lagu
itu. but no t so long juga…Ghifar and the gank,anak-anak cowok yang
pintar-pintar itu akhirnya dengan penuh kesadaran mencatat lagu yang kucatat di
papan tulis. Sesekali menggangu murid wanita yang manja-manja….
Tak ada yang sepenuhnya mengikuti kelasku, kecuali Nisa yang
baik hati…hiii. Tak lama saat aku bermakasud mencontohkan bagaimana menyanyikan
lirik yang mereka catat di bukunya masing-masing…. No!! perhatian itu? gimana
sih ngedapetinnya.
Hhh… angkat tangan deh!! Aku benar-benar tidak punya
persiapan untuk membuat mereka menaruh perhatiannya padaku. Pada pelajaranku…
no lesson plan… gimana bisa? No more dah!!
Yah… rencana. Apapun dimanapun… semuanya memang harus
direncanakan. Apalagi ini kelas bahasa… anak-anak lagi! Aku seharusnya
benar-benar mendesign what class wud be goin’ on. How they acquired d’language.
Gak bisa asal-asalan kayak gini. Bagaimana mearik perhatian mereka dengan
media-media yang OK punya. Ditambah lagi karakter anak-anak yang entahlah…
kenapa semuaya begitu active, super active, and ekspresif, gak bisa diem…
A big lesson… fffiuh… thank you children… next I’ll be back…
with best preparation.
No responses yet