Archive for May, 2007

May 25 2007

Profile Image of luvugod
luvugod

Terapi Tawa… How Can? Saat Tangis Lebih Tenang dan Ingatkan….

Filed under Uncategorized

Menangislah,
agar tangisan itu, dapat mengingatkan kita pada hari-hari mati
Yang
pastinya datang tanpa bertanya usia… siapa kita di belantara hidup
ini
Hidup
sementara, dunia hanya pinjaman. Ciptaan Illahi Yang Maha Kuasa

Yang
Maha Kuasa.

Uffh… entah kata apa yang bisa menggambarkan
perasaan ini saat menyaksikan berita ’aneh’ bin ’serem’ itu.
Bagaimana tidak, ritual tertawa tak tentu arah itu dimaksudkan
sebagai sebuah alternatif olahraga. Oh No!! Pun bila itu memang
benar, aku lebih memilih lari 4 kilo daripada tertawa tak tentu arah
seperti itu

Yah… di salah satu siaran berita, aku
menyaksikan satu berita yang… iiiiich…. sekelompok orang tertawa
terbahak-bahak sambil memegangi perut mereka. Tertawa yang kata ahli
yang bersangkutan bisa berpengaruh baik pada saraf gitu2 deh!!


Bukan Cuma serem, tapi aku juga malu melihat tawa mereka,
astaghfirullah bukankah tawa bisa menurunkan izzah. Lah ini, walaupun
tujuannya adalah olahraga, tetap saja tawa tak tentu arah itu membuat
mereka terlihat seperti… maaf… orang gila.

Bukankah Rasulullah memerintahkan kita untuk memadamkan air mata
dengan tetes air mata.

Terlepas dari benar tidaknya hal baru itu. Aku
punya pendapat sendiri tentang tawa dan air mata.

Tawa idealnya dihasilkan saat kita senang. Tawa
kadang menjadi sangat melegakan dan nikmat yang subhanallah untuk
kita. Tapi aku sering merasa risau jika terlalu banyak tertawa.
Setelah ini apa lagi yang akan ku alami..
akankah menangis sedih. Sebuah pengalaman…

Suatu hari, aku dan teman-temanku lagi
ngumpul-ngumpul.
Sekedar menghabiskan waktu
bersama. Dan nyambi latihan… Ntah kenapa, kami merasa sangat
senang, dan ada saja yang membuat kami tertawa. Tertawa dan terus
tertawa. Candu tawa yang membuat kami senang tak tentu arah… hingga
kami beristighfar… what’s gong on hi frenz?. Tawa malah membuat
kami risau kemudian… ampunkan kami Robbi… beberapa jenak
melupakanMU.

Esoknya, aku menangis… bukan tawa lagi yang
menghiasi petangku. Uufh… kecelakaan itu terjadi, dan salah satu
teman tertawaku adalah orang yang kugonceng. Ia jatuh dan harus
dibawa ke Rumah Sakit. Uufhh…. kecelakaan pertama yang kualami,
kecelakaan yang tak melukai aku sedikitpun, tapi temanku…
astaghfirullah… Allah dan hari itu aku tak bisa lagi tertawa. Aku
menangis… hanya tangis.

Dan air mata umumnya keluar saat hati merasakan
nuansa melankolis yang beraneka ragam, bisa sedih, terharu bahagia,
trenyuh, terharu sedih, gundah dll.
Dan air
mata selalu menenangkan. Dan air mata selalu mengingatkan, akan
cinta, akan Dia, akan akhirat yang menunggu, akan…

Sebuah buku yang sudah lusuh -mungkin karena
bolak-balik dibaca oleh pemiliknya- sungguh!! Tidak pernah menarik
perhatianku untuk membacanya. Sudah lama buku itu berada dalam
jejeran buku di meja kosan temanku. dan kali itu aku juga tetap tidak
tertarik untuk membacanya. Buku berjudul ” Biar Cinta Bicara” itu
kupikir adalah buku cinta kebanyakan. Bosen ah!! Tapi entah mengapa
tanganku mengambil buku itu dari tempatnya. Yang lain memilih untuk
tidur siang menunggu ashar tiba… ba’da ashar ada acara yang harus
kami hadiri.

Hmm, mata ini mengantuk, tapi ntah mengapa enggan
aku tidur. Kumulai membuka lembar demi lembar buku yang subhanallah
itu. Setiap cerita berhasil membuatku menitikkan air mata. ” Tadi
pas aku jatuh, aku udah ngerasa senang karena akan bertemu Allah,
Ry!! Tapi….”. Allah aku juga rindui-MU, tapi aku belum siap tuk
menghadapMU. Akankah kulihat wajahMU.

Lembar demi lembar, tetes demi tetes air mata.
Gemuruh nan tenang… sungguh. Selesai membaca… tak sabar
kulabuhkan galau itu dalam ruku’ dan sujud. Ashar…


Ahhhh… semakin air mata…. semakin air mata….


Lega…


Bilapun tertawa-tawa seperti orang gila itu bisa membuat sehat
pelakunya. Biarlah, masih banyak olahraga lain. Mmm… bilapun
tertawa-tawa seperti orang gila itu diniatkan sebagai olahraga…
Ahh…. naudzubillah… bila maut menjemput saat itu.

Dan tangis lebih menenagkan, moga setiap tetes airmata mengingtMu
akan padamkan api neraka itu. Amiien…

One response so far

May 11 2007

Profile Image of luvugod
luvugod

Pendidikan pun tak luput…

Filed under Uncategorized

Bencana semakin menemukan eksistensinya di seluruh aspek kehidupan. Bukan hanya bencana alam, gempa, banjir, lumpur, tapi juga wajah pendidikan yang semakin menyerupai monster menakutkan.
Bukan tentang IPDN insya Allah…sudah cukup kata-kata mengoyak jiwa, berbuah phobia akan siaran berita.
Walau ini lebih menyakitkan…
Rangkaian ujian akhir yang menyiksa. Walau dengannya adikku jadi rajin solat, tilawah, dan berdo’a. Hmm… tinggal menunggu hasilkah?
Bersiap-siap, bersiap-siap dengan siaran-siaran berita yang membayangkannya saja sudah merenggut ketenangan jiwa. Bahkan prosesnya saja menumpahkan air mata. Guru-guru yang terluka… menyaksikan wajah pendidikan yang mereka adalah bagian dari periasnya.
UN…tidak hanya pelajar yang dibuatnya bergidik. Tapi juga guru dan kepala sekolah.
Bukan hanya pelajar yang tertekan karenanya, bukan Cuma pelajar yang rela melakukan apa saja demi berhasil melewatinya…
Kredibilitas guru diukur pula. Pertaruhan itu membuat segelintir mereka melupakan cita yang lebih utama. Generasi cerdas, jujur, adil, bijaksana.

Sekelompok guru mengadukan aksi sekelompok guru lain yang telah memberikan bocoran kunci jawaban kepada siswa-siswa mereka.
Seorang kepala sekolah tertangkap basah mencuri soal UN karena tak ingin terulang lagi 10% siswanya tak lulus UN

Rentetan berita pasca UN tumpahkan air mata. Belum lagi pasca pengumuman UN
Allah…. kapan bencana ini berakhir.

One response so far

May 11 2007

Profile Image of luvugod
luvugod

Untukmu…(untukku juga)

Filed under Uncategorized

Untukmu(untukku juga) izinkan
kulukiskan harapan
Engkau (aku juga) zamrud permata
keindahan dunia
Kelembutan fitrah yang harus kau (aku
juga) jaga
Dengannya kan kau (aku
juga) guncang dunia
…………………………..

Namun ingat pesan sang
pembawa risalah
Kaulah (duh aku juga…)
fitnah terbesar sepeninggalnya
Karena begitu mudah
dirimu (begitu juga diriku) terguncang.

Oleh keindahan gemerlap
dunia

Masih adakah keraguan di
hati
Sedang surga balasan
keikhlasanmu (aku juga)
Cinta tunduk baktimu (aku
juga) dinanti selalu
…………………………………
pembela islam

(najmuddin)

Duh kasetnya dah tua banget. When i was
at elementary school. Hhhh… sekarang dah gak
tahu dimana deh!!
But i love this nasheed…  dulu
sih hafal, tapi dah lama gak nyanyi2in. tergantikan dengan bejibun
nasyid2 baru. Akhir2 ini terngiang2 lagi.

Ahh… i’m proud to be muslimah.
Proud… proud banget. Allah… bantu hamba jadi muslimah yang kau
cintai dan selalu mencintaiMu. 

One response so far

May 07 2007

Profile Image of luvugod
luvugod

Siang yang Subhanallah…. Indah Melenakan. Aku lalai Tuhan…….

Filed under Uncategorized

Siang yang aneh… kenapa aneh? Karena siang ini aku bisa menikmati kesunyian, ketenangan, kenyamanan, indahnya istirahat siang. Walaupun senin aku tidak mengambil kuliah apa-apa, jarang sekali bisa keep staying home seperti ini. Dan hari ini, the first time for me to be home at noon.
Siang yang benderang. Semilir angin tak henti bertiup masuk dari jendela kamarku. Di luar mesti panas and gerah, tapi kamar ini… oahmmmm jadi ngantuk.
Siang yang indah… kalau sering-sering seperti ini bahaya. Bisa kebiasaan…
Siang yang tenang… ia membuai mataku. Istirahat siang yang sudah jarang kunikmati.
Siang yang tenang membawaku ke alam mimpi.
Siang yang tenang, siang yang tenang, siang yang tenang…
Allahu akbar2x… dalam tidurku sayup terdengar adzan… ashar.
Mata ini enggan membuka… jam 5 ajalah!!
Siang tlah beranjak, menjelanglah sore….
Oops… ketenangan itu pergi…
Hey sudah jam setengah enam…
Dan aku belum solat ashar…
Dan…
1 message received… ada sms… ”Ling… hurry up!rptny dh dimlai nih!” sms yang masuk jam 4 lebih 8 menit.
Masya Allah….
Phew….

Allah di sore ini kuhitung amalku yang telah kulakukan hari ini
Terimalah kebajikanku, AMPUNKAN DOSAKU
Ya Allah… selamatkanlah akhirku
Ya Allah… kabulkanlah do’aku.

2 responses so far

May 07 2007

Profile Image of luvugod
luvugod

Serial Cinta….

Filed under Uncategorized

The Highest Love

 

There’s a thing we all have

That is love, that is love, oh that is
love

At that thing we all need

Oh that is love, oh that is love, oh
that is love

 

Love gives us happiness and pain in our
heart

Love throws our loneliness out our
heart

And love makes everything so beautiful

And love makes everything so woderful

 

It’s ever come; it’s ever come to
me

Falling love, falling love oh love

 

Then I find different thing

About love, about love, about love

Not just all good things

Oh that is love, Oh that is love, Oh
that is love

 

Love causes the sadness and pain in our
heart

Love causes the madness and pain in our
heart

Love makes the happiness and peace in
our heart

Also the sadness and pain in our heart

 

Why don’t you tell me?

Why don’t you tell me?

About love, the true love, the highest
love

 

Please tell me about the true love

Please tell me about the true love

Please tell me about the true love

True love, true love

 

And then I realize

About love, about love, about love

This would be the true one

The highest love, the highest love, the
highest love

 

This love won’t make you had

not cause the pain

this love will make you glad

Again and again

 

This is the true love

This is the highest love

Love your GOD, love your GOD, love
Allah

 

then He will give you the really love

then He will send you people with true
love

 

you will be happy

you will be happy

on the earth in heaven forever…

(snada)


 

Tanda Cinta

 

Kala sepi hati ini

Meski dalam ramainya dunia

Tlah kumengerti hanya kasihMu ya Allah

Ku rindu kini

 

Tiada tempat kan
kusandarkan

resah ini selain padaMu

Takkan lagi hatiku
berpaling

Dari indahnya tahta
kuasaMu

 

Kutuju hanya padaMu

Setiap langkah dalam
hidupku

Kusembahkan kepadaMU

Seluruh jiwa raga sbagai
tanda cinta di jiwa.

(gradasi)

One response so far

May 07 2007

Profile Image of luvugod
luvugod

Sahabat Juga Manusia

Filed under Uncategorized

Sahabat Juga Manusia…


Tidaklah semua manusia
mengerti segala perasaan yang ada di hati kita
Tidak pula dapat selalu
mamahami gejolak jiwa yang ada di dalam diri kita
Janganlah selalu
mengharapkan orang lain harus mengerti akan perasaanmu
Walaupun ia
adalah sahabat karibmu sendiri

Karena perasaan adalah
bahasa hati yang dapat berubah di setiap waktu
Hari ini ia
adalah orang yang sangat mengerti akan perasaan hatimu

Mungkin esok ia adalah
orang yang paling tidak memahami
Janganlah memaksa
karena saudaramu juga hanyalah seorang manusia biasa
Uuuuuuu……….
Cukuplah hanya Allah
tempat mencurahkan segala isi yang ada di hati kita
Dan menumpahkan segala
perasaan yang ada di jiwa
Tidak semua manusia
mengerti segala perasaan yang ada di hati kita

(Maidany)


Yupz!!
Nasyid ini tidak begitu menarik perhatianku sebelumnya. Tapi setelah
kejadian itu….

Terik…
padahal sudah jam 3an.
Wajar saja, karena
waktu itu aku berada di pantai… panas!!. Ehm mencari-cari sesosok
sahabat yang sudah satu minggu tak kujumpai. Senangnya bertemu
lagi…

Sebuah
pertemuan yang kami ikuti setiap minggu sekarang sering menjadi
satu-satunya momen perjumpaan. Uuffhh… masing-masing semakin sibuk
dengan kegiatan sendiri-sendiri. Berjalan bersama, bahkan untuk
perjumpaan sekejap bukan perkara yang mudah lagi untuk dilakukan.
Wajar saja jika aku selalu menyambut bahagia hari itu.
Paling
tidak satu kali saja dalam satu minggu, aku ingin bercerita… banyak
hal.

Posisinya
tak jua kutemui.

Sebelah
tulisan Tapak Paderi yang besar itu loh.”
Aku
memberi tahu via telphone. Tak lama ia muncul, hati ini bergemuruh.
Selalu rasa ini yang muncul bila bertemu dengannya. Senang…


Assalamu’alaikum…” Aku lupa siapa yang lebih
dahulu menyalami dan mengucapkan salam, tapi yang pasti dia nampak
tak bersemangat. Tak ada binar di matanya seperti yang kuprediksi
menghiasi mataku.

Sedikit
percakapan ngalur ngidul pembuka pertemuan,seperti biasa.
Sebentar
saja, karena di salah satu sudut area wisata pantai itu menunggu
teman-teman yang lain. Hmm.. acara sudah akan dimulai.

Acara
berjalan dengan menyenangkan. Sekali-kali rihlah melepas kepenatan.
Sambil mentafakuri kebesaran Allah. Meraup ilmu di setiap
penciptaanNya.

Sebelum
ashar acara sudah selesai.
Tentu banyak hal
yang tertinggal di hati. Alhamdulillah… pertemuan ini selalu
memompa spirit untuk menjalani hari lagi.

Yang
kubayangkan setelahnya adalah perjumpaan personal dengan sahabatku.
Hmm… ternyata itu tak terjadi, karena dia ingin sendiri.

Laksana
ia bernyanyi…sendiri..hooo.. biarkan aku sendiri… sendiri…

Hmm..
padahal rentetan cerita telah kususun dalam pikiran.
Dari
judul cerita sampai urutan cerita mana yang ingin kusampaikan
terlebih dahulu.
But unfortunalely,
gagal aku bercerita dengannya. Karena dia ingin sendiri.

Padahal
sudah satu minggu tidak bersua. Mengapa tak ia sambut perjumpaan itu
dengan bahagia? Hhh… kesal, kecewa, marah bercampur menjadi satu.
Panas!!!


Hingga
sebuah surat ia layangkan. Suratnya adalah respon dari dua sms
kanak-kanakku yang menyatakan kekecewaanku atas sikap cueknya pada
perjumpaan itu. Isi  suratnya banyak….

Tentang
keinginannya untuk sendiri  yang seringkali muncul, tentang
kekecewaannya atas sikap kanak-kanakku yang kusimpulkan sering
mengganggunya. Tentang penyesalannya atas sikapnya yang sering cuek,
tidak peka dll. Tentang persahabatan kami yang telah berjalan hampir
8 tahun.
Tentang sebuah pilihan yang ia tawarkan, end this
really worthy friendship or survive with many differences.

Uuffhhhh ……..

Tidaklah
semua manusia mengerti segala perasaan yang ada di hati kita

Tidak pula dapat selalu
mamahami gejolak jiwa yang ada di dalam diri kita

Janganlah selalu
mengharapkan orang lain harus mengerti akan perasaanmu

Walaupun ia
adalah sahabat karibmu sendiri”..

Sahabat
karib juga manusia. Ia bisa saja tak memahamimu, tak memahami bahwa
saat itu kita bahagia bertemu dengannya. Tidak memahami bahwa begitu
banyak cerita yang ingin kita sampaikan padanya. Sahabat juga
manusia, ia bisa saja terlihat tak peduli karena mungkin di saat itu
begitu banyak masalah yang melingkari harinya.

 Sahabat
juga manusia yang kadang ingin sendiri.
Hmm…
berhentilah egois dengan memaksanya mengisi harimu. Janganlah
memaksa karena saudaramu juga hanyalah seorang manusia biasa
Uuuuuuu……….Cukuplah hanya Allah tempat mencurahkan segala isi
yang ada di hati kita
. Dan menumpahkan segala perasaan yang
ada di jiwa
. Tidak semua manusia mengerti segala perasaan yang
ada di hati kita.

Sahabat..
pencarian itu telah berakhir pada namamu.
Kadang
bila permasalahan datang ingin kuberalih pada nama yang lain. Tapi
sahabat…

Celakanya
hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu, hanya kaulah yang
benar-banar memahamiku, kau pergi dan hilang kemanapun kau suka.
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan, hanya kaulah
yang sanggup untuk aku andalkan. Di antara pedih aku slalu
menantimu…

            Orang lain boleh
datang dan pergi, namun sahabat sejati slalu ada di hati. Sahabat
sejati laksana matahari yang senantiasa menyinari. Tatkala malam
tiba, hati tak merasa sepi sebab esok matahri kan terbit kembali

(mengejar matahari).

            Mungkin hari
ini ia tak ada, seperti malam yang tak bermatahari, tapi masih ada
bintang bukan.

            Hari ini ia
adalah orang yang sangat mengerti akan perasaan hatimu
. Mungkin esok ia
adalah orang yang paling tidak memahami.
Hari
ini ia sedang ingin sendiri. Mungkin esok ia ingin bercerita dan
mendengar ceritamu. Hari ini ia tampak tak peduli. Tapi setiap
harinya ialah orang yang  begitu ingin mengetahui keadaanmu. Hari ini
ia adalah orang yang paling tidak memahami. Mungkin esok ia adalah
orang yang sangat mengerti akan perasaan hatimu.

Untuk
sahabat-sahabatku…( ada berapa sich??!… luv u frenz)


Seutas
tali memadu simpul tawaamu duhai kawan
simpulnya
jatuh di pelupuk nurani yang tertambat cinta
Cinta
berkawan… bersama nikmati semusim massa.
Di
sela kehangatan berkawan adalah aku pandang
Satu-persatu
garis wajahmu hai kawan penuh harapan

Andai
saja… terus bersama setiap masa sehati
Suratan
Tuhan kita disini menapaki cerita bersama
Cinta
berkawan karena sehati dalam kasih Illahi
Tepiskan
hal yang berbeda
Agar
kisahmu teramat panjang
Simpan
rapi harapan
Berkawan
selamanya.(edcoustic)

 

 

 

4 responses so far